Minggu, 15 Juni 2014

Baju Polos, Identitas dan Model Bergaya

Sudah sekian lama, kaos biasa digunakan sebagai media pemberi nasihat dan identitas sebuah generasi. Banyak metode yang sering dipakai, dan biasanya berupa komunikasi dalam menyampaikan pesan tertentu. Berbeda generasi tentu berbeda pula model yang tertuang dalam bahan kaos polos.
Sejak era 60 an, pemberian nasihat melalui kaos telah dipelopori oleh kaum hippies, yang berciri khas dengan kaos celup warna-warninya. Bukan hanya dekorasi, warna-warna menyala tersebut digunakan untuk menyampaikan nasihat perdamaian, disamping pandangan hidup mereka dengan berpegang teguh pada motto ”Make Love Not War” dan ”Give Peace a Chance”.
Dalam perkembangannya, kaos polos juga sering digunakan sebagai media pemberi pesan, terutama dalam hal mencermati sebuah kebijakan. Seperti semangat kaum hippies, trend ini dilakukan oleh mayoritas remaja. Tak cuma berisi kritik, alat kaos polos juga biasa diproses dalam berbagai desain unik yang bertujuan memberikan nasihat perubahan dengan media gambar dan tulisan. Hal ini berkembang semakin pesat seiring dengan semakin berkembangnya teknologi sablon kaos polos yang makin mempermudah pembuatan kaos polos sablon, sehingga hampir semua orang kini dapat memiliki kaos rancangannya sendiri. Tidak hanya sebagai alat propaganda, teknologi yang makin efektif dan materi-materi yang semakin terjangkau membuat sablon kaos juga menjadi alternatif marketing yang efektif bagi merk-merk tertentu. Kebanyakan orang malah menyukai kaos-kaos berlogo perusahaan atau merk tertentu yang mencerminkan personalitas perusahaan atau merk merk seperti kaos polos gildan indonesia dan kaos gildan ini sangat cocok untuk print atau sablon.
media pemberi pesan dan komunikasi melalui kaos polos kemudian berkembang kian variatif. Salah satu trend yang dipengaruhi hal ini adalah munculnya sebutan kaos polos jenis couple. Kompak dan serasi biasa jadi alasan para anak muda yang sedang dilanda cinta suka menggunakan pakaian dengan desain, corak atau tulisan yang jika digabungkan maka akan menciptakan arti khusus.
Tidak hanya untuk pacaran, tren kaos couple juga berkembang lebih luas, sehingga dikenal sebutan kaos family couple. Seperti namanya, kaos couple ini digunakan lebih dari dua orang. Kadang-kadang ayah, ibu dan anak. Meskipun demikian, bisa jadi jumlah pemakainya sangat banyak, tergantung jumlah keluarga dan sebagainya.
Banyak barang kaos polos memang didesain dan dicetak memakai teknologi print kaos polos / sablon baju. Sementara tak sedikit pula mencari sesuatu yang berbeda dengan memberi ornamen rancangan secara handmade atau secara manual melukis atau menulis dengan tangan. Satu hal yang pasti, karakter rancangan juga biasa dipakai sebagai jati diri anak muda di jaman khusus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar