Minggu, 15 Juni 2014

Ancaman pemutih Berlebihan Untuk baju Polos

Noda di baju memang selalu menjengkelkan, terlebih jika hal ini terjadi di kaos polos gildan indonesia kita yang berwarna putih. Apa yang kamu lakukan dalam hal ini? Tak sedikit orang mungkin akan segera berpikir memakai pemutih, terlebih jika itu pakaian polos tersebut berwarna putih.
Sebelum berbicara jauh tentang bahan pemutih yang dalam iklan ampuh membersihkan kotoran yang sulit hilang ada baiknya kita mengetahui bahan apa yang terdapat didalamnya. Biasanya jenis pemutih pakaian terdiri dari dua jenis, barang padat (berbentuk pasir) dan cair. Barang berbentuk padat umumnya Berbahan dasar kalsium hipoklorit atau (Ca(ClO)2) yang secara umum dikenal sebagai kaporit. Bahan ini umumnya biasa menjernihkan air PDAM dan kolam renang. Sementara untuk pemutih cair biasanya memiliki bahan dasar natrium hipoklorit atau (NaOCl).
Seperti yang dikatakan dalam iklan, bahan ini dapat mengembalikan warna putih baju setelah munculnya kotoran yang tak diharapkan. Tapi pertanyaannya, apakah hal ini tidak akan memberikan efek buruk bagi kaos?
Meski namanya pemutih kaos, bahan ini pada dasarnya bekerja dengan sistem pemurnian. Sehingga jika digunakan pada pakaian sablon berwarna, saat itu juga warnanya akan luntur dan pada akhirnya membuat warna baju menjadi memudar. Hal ini yang membuat pemutih pakaian umumnya hanya digunakan untuk mencuci kaos berwana putih saja. Karena warna putih, umumnya tidak memakai materi pewarna tekstil yang mudah tercampur dengan pemutih kaos.
Meski ampuh menghilangkan noda di kaos polos berwana putih, pemutih baju rupanya juga tidak dianjurkan digunakan secara terus menerus. Hal ini akan membuat warna putih pada baju tidak secerah warna kaos saat baru.
Sementara itu, bahan ini juga dapat mempengaruhi gradasi baju, terutama jika dipakai pada alur mencuci secara terus menerus. Hal ini dikarenakan bahan pemutih sering mengakibatkan gradasi tenunan pada baju menjadi keras.
Setelah gradasi menjadi keras, umumnya hal ini menjadi awal malapetaka. Karena biasanya serat tersebut akan mudah hancur dan bolong dengan sendiri. Jika dilakukan secara terus menerus, bisa jadi masalah ini menjadi besar, dan kaos menjadi hancur.
Banyak cara untuk menghilangkan kaos tanpa harus memakai bahan pemutih. Hal ini juga berguna bagi jenis sablon baju agar selalu awet. Caranya dengan mencuci segera baju saat munculnya kotoran (noda masih belum kering). Hal ini umumnya meminimalkan kehancuran kain akibat kotoran dan menjauhkan kita memakai bahan pemutih baju untuk mencuci.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar