Senin, 25 Agustus 2014

Tips Rawat baju polos Agar Bebas Jamur

Dibandingkan dengan bahan yang lain, cotton yang digunakan untuk kaos polos biasanya akan memberi dampak yang nyaman untuk tubuh. Tanpa perawatan yang baik, tak hanya kaos yang akan rusak, tetapi bisa saja Anda mengalami beberapa gangguan kesehatan, terutama masalah jamur.
Dibandingkan bahan tiruan untuk kaos, bahan katun dikenal sangat baik dalam menyerap cairan. Hal ini dikarenakan serat alami kapas yang berada dalam cotton bersifat kapiler saat bertemu dengan cairan keringat. Disatu sisi hal ini akan membuat tubuh tetap kering, karena keringat dibadan akan terserap dengan sempurna di kaos. Namun disisi lain, hal ini justru mendatangkan beberapa masalah kesehatan karena sifat kapiler tersebut.
Berawal dari proses peresapan cairan, biasanya kaos akan menjadi lembab. Tak akan jadi masalah kalau hal ini kemudian diatasi dengan alur pembersihan yang baik, namun akan jadi masalah jika hal ini kurang dicermati dan kaos menjadi lembab dalam waktu yang lama. Karena secara otomatis hal ini akan menjadi habitat yang baik untuk tumbuh jamur yang nantinya akan memberi dampak negatif bagi kesehatan kulit
Banyak hal yang membuat kaos selalu lembab. Selain keringat, alur pencucian yang tidak diakhiri segera dengan pengeringan yang baik, atau pengeringan yang dilakukan hanya sebentar mengakibatkan kaos menjadi benar-benar tidak kering
Hampir semua bagian pada dasarnya berdaya menjadi tempat berkembang biak yang potensial bagi jamur, bahkan dibagian sablon kaos. Tetapi beberapa bagian lipatan kadang sering menjadi bagian paling sulit yang susah terkena sinat ultraviolet (alur pengeringan). Untuk itu, ada baiknya saat mensetelika, jangan lupa mengeringkan bagian-bagian tersebut supaya tidak lembab.
Selain itu, ada baiknya Kamu tidak memakai kaos polos terlalu lama. Terlebih jika hal tersebut Kamu pakai untuk beraktivitas tinggi yang berdaya mendatangkan banyak keringat. Cuci setelah dipakai berkeringat, dan simpan di tempat yang kering dan berangin. Hal ini akan menurunkan potensi kaos menjadi sarang jamur, dan kulit secara otomatis terbebas dari masalah jamur.
Satu tips yang mungkin berguna, beda warna beda pula lama proses pengeringan dengan cara menjemur. Seperti warna hitam, kadang-kadang cukup dilakukan secara singkat. Karena alur peresapan panas yang baik. Selain itu, alur penjemuran yang terlalu lama akan merusak warna dasar kaos polos gildan atau kaos sablon kaos gildan kesayangan Anda.
Sementara untuk kaos berwarna utamanya putih, proses pengeringan bisa dilakukan lebih lama. Karena mudah kotor terutama berpotensi merusak sablon kaos karena sinar matahari, sebetulnya proses pengeringan pakaian juga dapat dilakukan dengan cara mengangin-anginkannya di depan kipas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar