Senin, 10 November 2014

Pencil Skirt is Back!

Rok pensil Yang berpotongan Tubuh 'melangsingkan', Bisa Dipakai Dalam kesempatan maupun nonformal formal. Artikel Baru berbagai Bahan Dan motif, rok pensil Bisa menjadi andalan untuk Artikel tampil memukau di SETIAP kesempatan. 

1.      Padukan rok pensil Warna Cerah Artikel Baru atas rajutan longgar berwarna netral. Lengkapi Artikel Baru ikat pinggang berwarna kontras:.

2.      Padukan rok pensil Artikel Baru polos blus Dan dicetak cardigan .

3.      Padukan rok pensil berwarna hitam Artikel Baru Atasan vintage yang berbahan Ringan. Lengkapi Artikel Baru kalung Panjang.

4.      Padukan rok pensil Artikel Baru Efek Kilau ( berkilauan ) Artikel Baru Atasan yang super longgar. JANGAN Lupa stiletto kenakan untuk Artikel tampil stylish .

5.      Padukan rok pensil hitam Artikel Baru blus putih polos Dan blazer bermotif Warna hitam-putih. Penampilan Lengkapi Artikel Baru sepatu pump .

6.      Padukan rok pensil Warna netral Artikel Baru dipotong jaket Satu Gradasi Warna atau bermotif.

7.      Padukan rok pensil Warna merah muda Artikel Baru blus putih Dan kebesaran pakaian luar bernuansa kuning Lembut. Andari tampil Sangat Segar di kantor baru.

8.      Padukan rok pensil Artikel Baru Atasan peplum. Andari SIAP bertemu Klien.

9.       Padukan rok pensil Warna Cokelat muda Artikel Baru Kemeja biru muda Yang dimasukkan Dan blazer biru. Jangan lupa sepatu hak tinggi Anda .









Kamis, 06 November 2014

elzatta telah membantu pembangunan masjid Indonesia di Belgia dengan cara penggalangan dana

elzatta telah membantu pembangunan masjid Indonesia di Belgia dengan cara penggalangan dana
Sejak tahun 2012, Muslim Indonesia di Belgia, berjuang membangun Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam Indonesia (IICC: Indonesian Islamic Cultural Center). Selama ini, komunitas Muslim Indonesia yang berjumlah lebih dari 1000 warga atau kira-kira 200 keluarga memakai fasilitas aula KBRI di Brussel, sedangkan untuk menjalankan sholat berjamaah seperti sholat jum’at, sholat tarawih, sholat Id serta pengajian setiap bulan.

Sejalan dengan pertumbuhan jemaah, aula ini tidak lagi memadai bagi aktivitas ibadah. Apalagi bila waktunya bersamaan dengan aktivitas KBRI, aula ini sangat tidak memungkinkan untuk dipakai kegiatan ibadah. Memakai fasilitas ibadah muslim negara lain, ternyata tidak selalu menjadi pilihan. Umat muslim berasal dari Negara etnis yang berbeda penggunaan bahasa dan tutur kata dalam berkomunikasi, yang akhirnya menjadi kendala untuk warga lain yang ingin bergabung.
Pembangunan Masjid dan IICC ini, di samping menjadi solusi bagi hal-hal di atas, ditujukan pula untuk membangun syiar Islam yang lebih luas. Dan Indonesia adalah representasi Negara islam yang demokratis & moderat. Masjid dan IICC bisa menjadi media syiar Islam dan pencitraan positif Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, melalui kunjungan masjid yang rutin dilakukan sekolah-sekolah lokal.

Selain juga menjadi media bagi proses dialog dan sosialisasi antara Muslim Indonesia dengan para pemangku kepentingan di Belgia. Dengan mengingat bruseel, ibu kota belgia yang jadi pusat pemerintahan uni eropa, hal ini bernilai strategis.
Hijab elzatta, sangat menaruh perhatian yang sangat besar untuk kegiatan dan sosisal-kemanusian diluar negeri maupun dalam negeri. Dengan melalui program CSR elzatta mendukung aktivitas save GAZA, peduli Rhingya, Peduli Banjir Jakarta dan Peduli Bunda pertiwi atau bencana alam di indonesia. Termasuk di dalamnya, pembangunan Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam Indonesia (IICC: Indonesian Islamic Cultural Center) di Belgia.

Komitmen yang besar terhadap Komunitas Pengajian Muslimin Indonesia di Belgia mempercayakan elzatta sebagai perwakilan dalam penggalangan dana ditanah air untuk pembangunan masjid dan pusat kebudayaan islam Indonesia di Belgia.
Kiprah elzatta dengan jaringan kemitraan dan outlet yang luas, diyakini KPMI, akan memudahkan dan mempercepat proses penggalangan dana di Tanah Air, bagi pembangunan mesjid dan IICC Belgia.

Desainer Indonesia, Windri Widiesta Dhari


Desainer Indonesia, Windri Widiesta Dhari, mengguncang runway Tokyo gaya Week 2014 Dengan gaya kerudung modern
Usaha Windri Widiesta Dhari menjadikan hijab sebagai bagian haute couture berhasil membuat takjub pengamat dan penikmat mode di ajang Tokyo gaya Week 2014 Maret lalu. mengambil tema “Layers of Fidelity”, Windri berhasil mengubah gaya jilbab modern jadi karya gaya yang menakjubkan.

Koleksi Windri mencerminkan mode terkini yang simpel dan minimalis.diamencampur teknik tie-dye Jepang yang disebut shibori dengan batik khas Indonesia. diaseringnya memakai bahan katun dan sutera buat gaya jilbab modern. Dengan berbagai macam motif, model tumpuk Windri membentuk siluet lepas.

Topi lebar “back to 60-an” membuat saya jadi ingat kepada signature fashion bangsawan jaman dulu. Inspirasi ini menjadi unik karena menggabungkan gaya vintage dengan tema etnik. Begitu pula dengan jilbab, Windri tidak hanya membuatnya jadi moderen, tetapi juga style dan nyaman pada saat di pakai. Seperti yang telah dikatakan Windri kepada wartawan di Tokyo fashion Week Autumn-Winter 2014, “Kami ingin menginspirasi orang untuk berpikir bahwa memakai hijab bukanlah sesuatu yang sulit, dan bisa dipakai oleh siapa saja.”